Sabtu, 24 November 2018

Pencapaian Blok Mahakam

Produksi migas pada Blok Mahakam dikabarkan masih dibawah target yang telah ditetapkan. Sejumlah kendala yang menghalangi kinerja sumur pun satu per satu mulai diidentifikasi dan dipecahakn satu persatu. Lifting (produksi siap jual) minyak dan gas bumi PT Pertamina Hulu Mahakam atau Blok Mahakam masih berada dibawah target yang telah ditetapkan. Padahal tersisa sebanyak du bulan lagi untuk mencapai target lifting tahun ini.
Blok Mahakam
Blok Mahakam

SKK Migas (satuan kerja khusus pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi telah mencatat data lifitng minyak dan gas bumi pada Blok Mahakam semenjak bulan januari 2018 sampai dengan 17 November 2018 hanya mampu mencapai 851 MMscfd atau sebesar 77% dari total target APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) tahun 2018. Sementara itu, angka lifting minyak hanya mencapai sebesar 43.000 barel perhari (bph) atau hanya 10% dibawah target harian. Wisnu Prabawa Taher, Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi menyebutkan sejumlah penyebab lifiting minyak blok mahakam masih dibawah target.

Salah satunya adalah masalah pada penjadwalan ualng pnegeboran yang dikarenakan rig dalam keadaan tidak siap, sedangkan sebelumnya Pertamina mengklaim bahwa telah menargetkan sebanyak 69 pengeboran sepanjang tahun 2018. Permasalah yang kedua adalah adanya masalah teknis rendahnya tekanan peralatan kompresor, pihaknya mengakui sedang mengatasi permasalahan tersebut.

Dana Investasi Untuk Ekonomi 2019

Indonesia membutuhkan lebih banyak Dana Investasi swasta unutk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun depan. Indonesia menargetkan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,3% pada tahun 2019.
Dana Investasi
Dana Investasi

Dengan adanya proyeksi tersebut, Memaksa Indonesia untuk membutuhkan lebih banyak lagi dana investasi untuk memacu pertumbuhan ekonomi dengan proyeksi investasi sebesar 5.600 triuliun rupiah. Pererintah Indonesia berharap, Dalam skala mayoritas dana investasi tersebut bisa diperoleh dari sektor swasta. Arif Baharudin, Staf Ahli Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa sebanyak 80% kebutuhan akan investasi nantinya akan bersumber dari investasi yang dilakukan oleh sektor swasta.

Sedangkan sisanya akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan BUMN (badan Usaha Milik Negara) yang masing - masing akan berkontribusi sebesar nilai 8% dan juga 11%. Dalam arti lain, Pemerintah Indonesia akan memberikan investasi untuk memacu tumbuhnya perekonomian sebesar 450 triluin rupiah, Badan usaha Milik Negara akan mengumpulkan invetasi sebesar 600 triliun rupiah, dan sisanya sebesar 4500 triliun rupiah atau sebesar 80% akan dipenuhi oleh pihak swasta. Untuk mendukung sektor swasta dapat berinvestasi, Pemerintah akan berupaya melalui penawaran saham, penjualan obligasi, dan cara lainnya yang diminati oleh investor swasta baik dari dalam Negeri maupun dari luar negeri atau dana asing.

Dominasi Iklan Online

Saat ini pengguna Iklan Online melonjak drastis jika dibandingkna dengan iklan yang tayang pada layar televisi. Namun, lonjakan tersebut nyatanya belum mampu menyaingi besaran belanja iklan yang menggunakan media televisi. Criteo, Perusahaan teknologi pemasaran niaga menyebutkan bahwa saat ini televisi tetap menjadi saluran utama yang digunakan untuk beriklan di Indonesia.
Iklan Online
Iklan Online

Di sisi lain, pertumbuhan belanja iklan melalui media online terkesan lebih cepat jika dibandingkan dengan belanja iklan menggunakan media televisi. Criteo menyebutkan bahwa CAGR (pertumbuhan tahunan gabungan) berbelanja iklan di media televisi telah tumbuh sebesar 14,5% semenjak tahun 2014 hingga tahun 2017. Sementara itu besaran belanja iklan yang dilakukan secara online telah tumbuh mencapai 44,3% pada periode yang sama yakni semenjak tahun 2014 sampai dengan tahun 2017.

Dari angka tersebut, nilai belanja iklan melalui media televisi amsih mendominasi daripada belanja iklan online. Tingginya lonjakan iklan online tidak lepas dari maraknya perkembangan teknologi infomarsi dan mudahnya masyarakat untuk mengakses internet dan juga perangkat untuk mengaksesnya. Sehingga, pemasangan iklan online sangat menggiurkan dan potensial jika melihat perkembangan teknologi nasional saat ini.

Tiongkok Batasi Impor Batu Bara

Tiongkok kembali mengeluarkan pernyataan dan kebijakan mengenai pembatasan Impor Batu Bara. Dampak dari kebijakan untuk mengurangi impor abtu abra ini cukup membuat indeks saham gabungan sektor batu bara mengalami penurunan. Selain turunnya Indeks saham gabungan, pembatasan impor batu abra tiongkok juga memaksa harga batu bara dunia akna mengalami penurunan harga karena kurangnya permintaan batu bara di pasar global.
Impor Batu Bara
Impor Batu Bara

Kebijakan Pemerintah Tiongkok untuk membatasi impor batu bara akan dimulai pada awal tahun 2019 mendatang. Meskipun kebijakan ini belum diterapkan, nyatanya dapat membuat indeks saham pada sektor pertambangan mengalami penurunan hingga mencapai 5,03%. Sehingga membuat indeks harga saham gabungan atau IHSG ditutup melemah sebear 0.95% pada level sebesar 5.948 poin.

Aditya Perdana Putra, Analis Semesta Indovest menyatakan bahwa rontoknya saham pertambangan dikarenakan tiongkok akan membatasi angka impor batu bara pada awal tahun 2019 mendatang. Dengan adanya kebijakan tersebut, maka akan dikhawatirkan mempengaruhi kisaran harga batu bara pada skala global dan juga akan mempengaruhi permintaan batu bara dari Indonesia.

Program Pelatihan Mitra Gojek

Salah satu perusahaan Startup Unicorn Tanah Air akan menyelenggarakan Pelatihan Mitra Gojek. Peltaihan yang akan deibrikan adalah berupa paket pelatihan yang terkait dengan perencanaan keuangan. Dalam acara pelatihan mitra gojek tersebut, Perusahaan On-Demand tersebut akan menggandeng konsultan keuangan yang bernama Jouska Indonesia dalam acara pelatihan perencanaan keuangan yang akan diadakan di bengkel Belajar Mitra Gojek.
Pelatihan Mitra Gojek
Pelatihan Mitra Gojek

Monita Moerdani, Vice President Transport Marketing Go-Jek menyebutkan seorang mitra Go-Jek perlu dibekali adanya pemahaman mengenai suatu perencanaan keuangan dan ini bersifat sangat penting. Apalagi menurutnya ada suatu anggapan bahwa mencari uang adlah suatu pekerjaan yang lebih mudah daripada mengelola keuangan. Senada dengan hal tersebut, Monita menilai mitra Go-Jek sangat memerlukan adanya peltaihan perencanaan keuangan seperti itu.

Pihaknya akan mengajak seluruh mitra Go-Jek untuk mendapatkan dan menggali ilmu yang baru dan juga mengundang para pakar agar dalam program pelatihan tersebut dapat diterima dan dicerna lebih baik oleh para mitra Go-Jek. Dengan adanya program ini diharapkan mitra go-jek lebih dapat memiliki kemampuan untuk mengelola dan merencanakan keuangannya lebih baik lagi.

Proyeksi Unicorn Indonesia

Unicorn Indonesia diprediksi akan semakin banyak bermunculan dalam 3 tahun kedepan jika kebijakan Pemerintah mampu memanfaatkan potensi ekonomi yang besar dari startup yang potensial. Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyatakan bahwa dirinya optimis jika nantinya akan ada tambahan sebnayak 6 startup Nasional yang menyandang status sebagai Unicorn dalam kurun waktu 3 tahun mendatang.
Unicorn Indonesia
Unicorn Indonesia

Sandiaga Uno menyebutkan bahwa hal tersebut akan terjadi jika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang tepat sasaran. Sandiaga juga mengatakan bahwa Pemerintah hendaknya harus melakukan segala pendekatan sandbox dalam membentuk suatu ekosistem digital yang lebih baik. Pemerintah yang berperan untuk menentukan koridornya tapi di sisi lain, perusahaan digital juga harus bisa bergerak dengan leluasa. Dengan hadirnya kebijakan seperti itu, bisa meyakinkan kepastian bisnis para pelaku usaha.

Sandiaga Uno juga memandang hadirnya Pemerintah di dalam industri digital pada saat ini masih belum optimal. Sehingga dampaknya adalah banyak pelaku usaha yang merasakan ketidakpastian dalam usaha bisnisnya. Maka, Pemerintah perlu menegluarkan kebijakan yang dapat meningkatkan kepastian bisnis para pelaku usaha ritisan.

Peluang Investasi Usaha Ekonomi Kreatif

Usaha Ekonomi Kreatif semakin membuka lebar para investor swasta domestik maupun asing untuk dapat berinvestasi pada sektor ekonomi kreatif. Terbukanya peluang ini dampak dari dikeluarkannya Dua bidang ekonomi kreatif dari Daftar Negatif Investasi yakni Ekonomi kreatif Galeri Seni dan juga gedung pertunjukan seni.
Usaha Ekonomi Kreatif
Usaha Ekonomi Kreatif

Dalam arti lain, para investor bisa memberikan kontribusi invetasinya hingga 100% pada dua sekotr ekonomi kreatif ini. Ricky J. Pesik, Wakil Kepala Badan Ekonomi KReatif atau Bekraf menyebutkan bahwa ada sebanyak dua sekotor industri ekonomi kreatif yang secara umum membutuhkan dana modal hingga puluhan miliar rupiah. Dengan arti lian maka ekonomi kreatif dapat membuka peluang invetasi asing untuk masuk berinvestasi pada dua sektor ekonomi kreatif tersebut.

Jika dilihat dari penilaian kacamata bisnis, untuk permodalan dua sektor ekonomi kreatif tersebut membutuhkan modal puluhan miliar dan bahkan tidak mungkin ada ekonomi kreatif dari sektor Galeri Seni dan Gedung pertunjukan yang modalnya bisa di bawah 50 miliar. MEskipun bisa berinvestasi sebesar 100% namun tidak mungkin investor asung dapat berinvestasi ke sebanyak 54 sektor yang akan dikeluarkan dari DNI (daftar negatif investasi) karena ada batasan minimal investasu asing yakni sebesar 10 Miliar Rupiah.