Jumat, 16 November 2018

Penyebab Impor Solar Turun

Kebijakan Impor Solar akhirnya bisa ditekan dengan menerapkan berbagai kebijakan strategis B20 yakni mencampur bahan bakar nabati sebanyak 20% kedalam bahan bakar solar. Seperti yang diketahui bahwa kebijakan impor merupakan dua sisi koin yang berseberangan. Disatu sisi, kebijakan impor diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, menjaga stok, dan menekan harga barang. Akan tetapi disisi lain, kebijakan impor juga menambah daftar panjang yang menyebabkan rupiah anjlog jika komoditi dalam negeri gagal terjual di pasar internasional.
Impor Solar
Impor Solar

Solusinya, kebijakan swasembada pangan, minyak dan gas, dan penggunaan barang lokal dalam negeri, dan pemenuhan kebutuhan yang dipasok dari dalam negeri sangat membantu pemerintah dalam menekan angka impor dan meninggikan nilai jual rupiah. Seperti terlihat pada kebijakan B20 ini, mampu menekan impor bahan bakar solar yang cukup tinggi sehingga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dengan pasokan dalam negeri.

Dengan adanya kebijakan B20, yang dimulai pada tanggal 1 September yang lalu mampu menurunkan angka impor bahan bakar solar sebanyak 4.000 kiloliter per harinya jika dibandingkan dengan pada periode sebelumnya sebelum kebijakan B20 dimulai yakni pada periode bulan Januari sampai dengan Agustus 2018.

Kisruh Politik Genderuwo

Setelah menyebutkan politikus sontoloyo, akhirnya Presiden Joko Widodo kembali menyebutkan istilah Politik Genderuwo. Ucapan ini menyusul dengan serangan politik yang dilancarkan oleh kubu oposisi terhadap kubu petahana. Menurut Presiden Joko Widodo, pada saat ini ada banyak pihak yang membuat propaganda yang menakutkan dan juga mengkhawatirkan masyarakat umum.
Politik Genderuwo
Politik Genderuwo

Setelah masyarakat ketakutan, masyarakat akan terkena gejala ketidakpastian dan selanjutnya masyarakat akan ragu - ragu. Dan Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo sangat menyayangkan adanya karakter politikus yang berpolitik tanpa memakai etika. Presiden Joko Widodo menyebutkan cara berpolitik tersebut dengan sebutan politik Genderuwo, karena selalu menakut - nakuti.

Oleh karenanya, Presiden Joko Widodo menghimbau politikus untuk menggunakan etikanya dalam berpolitik yakni menggunakan kematangan dan juga kesantunan. Untuk diketahui, pesaingnya dalam kancah pemilihan presiden yakni Prabowo Subianto kerap melontarkan beragam kritikan kepada kubu petahana salah satunya adalah Prabowo pernah menyebutkan bahwa Indonesia terancam bubar pada tahun 2030. Dan akhir - akhir ini Prabowo juga menyebutkan bahwa pada saat ini sebanyak 99% Rakyat indonesia hidupnya terbilang pas - pasan.

Inilah Pipa Cirebon-Semarang

Pengerjaan proyek Pipa Cirebon-Semarang akan dimulai dengan peletakan batu pertamanya atau groundbreaking pada bulan Desember 2018 mendatang. PT Rekayasa Industri atau Rekind telah menargetkan proes awal konstruksi itu dimulai apda bulan Desember 2018. Proyek pipa gas cirebon - Semarang telah mangkrak semenjak tahun 2006 silam.
Pipa Cirebon-Semarang
Pipa Cirebon-Semarang

Yanuar Budi Norman, Vice President Rekayasa Industri menyebutkan bahwa pihaknya dan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) tengah mengurus perizinan - perizinan yang dibutuhkan untuk proyek tersebut. Yanuar juga mengatakan bahwa pihaknya berharap pada kahir bulan Desember ini proyek pipa gas Cirebon - Semarang dapat dilaksanakan.

PT Rekayasa Industri / Rekind diketahui telah memenangkan tender proyek pipa gas ini semenjak tahun 2006 yang lalu. Namun pada perkembangannya progres proyek ini terblang jalan di tempat. Hingga akhirnya pada tahun 2015 BPH Migas menginstruksikanPT Rekayasa Industri untuk mengoperatori proyek pipa gas Cirebon-Semarang dengan menggandeng Badan Usaha Milik Daerah setempat untuk mempermudah proses pengerjaan proyek pipa gas Cirebon-Semarang ini.

Operasi Pasar Bulog Jaga Harga Beras

Menteri Perdagangan menginstruksikan untuk segera melakukan Operasi Pasar Bulog. Operasi pasar ini bertujuan untuk menjaga harga beras agar stabil dan tidak melambung tinggi. Melambungnya harga beras bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah meningkatnya permintaan beras, peningkatan permintaan ini didasari oleh tingginya kebutuhan masyarakat. Terutama mendekati hari - hari besar seperti hari raya dan lain - lain. Selain tingginya permintaan masyarakat, gagal panen dan pasokan beras yang sedikit juga memicu tingginya harga beras.
Operasi Pasar Bulog
Operasi Pasar Bulog

Oleh Karenanya Kementerian Perdagangan Menginstruksikan Bulog untuk segera melakukan operasi pasar. Pengadaan Bulog untuk kebutuhan beras pada tahun 2018 ini telah menyentuh angka sebesar 2,95 juta ton yang berasal dari dalam negeri sebesar 1,47 juta ton dan hasil impor sebanyak 1,48 juta ton. Untuk diketahui, sampai tanggal 8 November 2018 Bulog telah melakukan kegiatan operasi pasar sebanyak 405 ribu ton. 

Dengan adanya operasi pasar Bulog, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga, pasokan beras aman, dan harga tetap stabil. Jika tidak dilakukan operasi pasar bisa jadi harga beras melambung tinggi dan menjadi langka.

Sabtu, 03 November 2018

Alasan Line Beli Bank KEB Hana

Akhirnya 20% Saham Bank KEB Hana akan dibeli oleh anak perusahaan Line Corporation / LINE yakni Line FInancial Asia yang bergerak dibidang digital finance. rencananya, kerjasama ini antara anak perusahaan line dan bank keb hana yakni bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan menuju bisnis perbankan digital di Indonesia dengan target utama yakni menjadi pemimpin pasar pada ranah digital finance nasional dan juga di Asia.
Bank KEB Hana

Dengan pembelian saham ini, maka anak perusahaan Line, Line Financial Asia menjadi pemegang saham kedua setelah mayoritas saham dimiliki oleh PT Bank KEB Hana Indonesia. Sebelumnya, PT Bank KEB Hana Indonesia memiliki saham sebesar 89%, disusul oleh International Finance Corporation atau IFC dengan saham sebesar 9,99% dan terakhir dimiliki oleh Bambang Setijo sebesar 1,01%.

Kerjasama ini tak lepas dari track record kedua raksasa ini yang cukup kompeten dan berprestasi dibidangnya. sebut saja LIne yang menjadi salah satu platform untuk melakukan tukar menukar pesan dalam bentuk gambar dan lain - lain populer di Indonesia. Sedankan Bank KEB Hana adalah Bank multinasional yang terbilang suskes menjangkau banyak nasabah lokal di Indonesia.

Fenomena Aksi Bela Tauhid

Aksi Bela Tauhid yang serempak dilakukan hampir diseluruh Indonesia sempat dibumbui dengan isu politik dan berbagai kepentingan lain didalamnya. Aksi Bela Tauhid dilakukan menyusul adanya insiden pembakaran bendera yang diduga milik Organisasi terlarang di Indoneisa yakni Hizbut Tahrir Indonesia atau disingkat HTI.
Aksi Bela Tauhid
Aksi Bela Tauhid

Organisasi ini sudah resmi dibubarkan oleh Pemerintah Indonesia namun masih saja merongrong untuk mengganti sistem pemerintahan yang sah menjadi sistem khilafah yang justru cukup bertentangan dengan pendapat para ulama yang semestinya ikut membangun dan sejlaan dengan pemimpin Negeri selama masih berada di jalur yang benar.

Kembali ke Aksi Bela Tauhid, memang wajar sebagai umat islam tidak terima dengan aksi pembakaran bendera Islam, yang dipakai HTI untuk bersembunyi atas nama bendera itu. Namun tetap saja, tindakan pembakaran oleh BANSER tersebut termasuk kedalam aksi main hakim sendiri. Didalam aksi bela tauhid, terdapat ribuan massa dari berbagai ormas dengan menggunakan busana hitam dan putih. Peserta Aksi Bela Tauhid, membawa ratusan bendera dengan bertuliskan kalimat tauhid berbahasa arab. Dan Didalam demonstrasi tersebut, terdapat teriakan Khilafah, serta 2019 Ganti Presiden. 

Minggu, 21 Oktober 2018

Banyaknya Usia Produktif Kuasai Internet

Seperti yang diketahui, berdasarkan hasil survey dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukan bahwa hampir separuh darit otal pengguna internet di Indonesia adalah kelompok Usia Produktif dengan rentnag usia antara 19 tahun sampai dengan 34 Tahun. Jumlah pengguna internet Nasional pada tahun 1998 hanya mencapai 500 ribu pengguna. Akan tetapi jumlah tersebut sangat jauh berbeda dengan jumlah pengguna internet di tahun 2017 yang telah mencapai lebih dari 100 juta pengguna.
Usia Produktif
Usia Produktif

Alasan Utama mengapa semakin banyak pengguna internet aadalah karena pesatnya dunia perkembangan teknologi, jangkauan internet yang semakin luas, dan harga gawai untuk emngakses dunia maya semakin murah. Merujuk data survei APJII bahwa pengguna internet Nasional pada tahun 2017 telah mencapai 142 juta jiwa dengan angka penetrasi sebesar 54,69% dari total keseluruhan populasi.

Sedangkan jika dibandingkan dengan tahun lalu, pengakses internet hanya tumbuh sebesar 7,9%. dan Jika dibandingkan dengan 10 tahun yang lalu, maka pertumbuhan jumlah pengguna internet saat ini telah mencapai 600%. Dengan kata lain, pengguna Internet tanah air akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya kemudahan dalam mengakses internet seperti gawai murah, luasnya jaringan, dan pesatnya kemajuan teknologi.